Saya bertanya-tanya dalam hati saya
Saat saya ikut dalam kepanitiaan yang menggelar event yang berskala internasional.
Awal mulanya lancar tanpa hambatan yang berarti dalam proses persiapan acara.
Saya pun tak begitu kaget,karena memang seluruh panitia adalah para akademisi-akademisi yang berasal dari universitas yang baik dan favorit.
Mereka ramah dan optimis dalam pengerjaan tugas-tugas persiapan acara ini.Yang kurang faham diberi arahan dengan bahasa dan tutur kata yang halus dan mudah dimengerti.Sungguh begitu menyenangkan bisa tergabung dalam tim ini,hingga saya teringat akan tim yang pernah saya ketuai waktu lalu.
Tapi . . .
Itu hanya sesaat,semua berubah total saat hari acara dimulai.
Suasana tegang,mencekam dan penuh ancaman dari para senior dengan gaya bak preman pasar.Mereka seperti kebakaran jenggot meski tak punya jenggot.Itu terjadi ketika adanya beberapa kesalahan yang dilakukan oleh temen-temen panitia dilapangan,yang tak diharapkan.
Acara evaluasi berubah bak persidangan yang akan mengadili terdakwa dengan hukuman mati.
Saya waktu itu memang tak ikut dalam evaluasi penuh tangis dan teriakan benci tersebut,karena saya memang tak diPJkan dilapangan.
Temen-temen mencoba bercerita pada saya,tentang pengadilan yang tanpa adanya kuasa hukum dari pihak terdakwa.
Akupun terkaget-kaget,ikut merasa sedih dan miris.Tapi hati ini penuh dengan jawaban-jawaban yang tak kukira akan menjawab pertanyaanku mengenai kaum akademisi.
Ini memang hanya oknum,dan kusebut oknum akademisi itu adalah " orang-orang goblok yang merasa pintar hanya karena mampu terdapat embel-embel didalam namanya"
Sungguh ironis memang,tetapi ini kenyataan yang ada.
Aku berharap oknum-oknum akademisi ini mampu tuk berubah,tentunya dalam mengelola managemen marah meraka.Karena kaum akademisi begitu tinggi untuk dijatuhkan oleh oknum-oknum yang tabertanggung jawab.
Semoga
blog ini berisi tentang curahan dari suara hati diharapkan dengan adanya blog ini menjadi sebuah jawaban dari beban maupun unek-unek yang ada dan masih tersimpan dan juga bingung mau ditumpahkan kemana....? disinilah kreasi terlahir... hasil dari beban maupun unek-unek yang selama ini tertahan.
Selasa, 14 Desember 2010
Senin, 04 Oktober 2010
Ayahku Hebat
Ayah. . .
sungguh kau pria terhebat.
sungguh kau pria terkuat.
dan sungguh kau pria terbaik bagiku.
Ayah. . .
maafkan aku yang masih membuatmu marah,jengkel karena ulahku.
maafkan aku yang masih tergantung dari hasil perasan keringatmu.
dan maafkan aku yang belum mampu untuk membahagiakanmu.
Ayah. . .
tak pernah kudengar kau mengeluh.
tak pernah kudengar kau berteriak
dan tak pernah kau menyesal akanku.
Ayah. . .
kuhitung umurmu tlah banyak.
kulihat wajahmu mulai keriput.
dan kudengar suaramu melemah
Ayah. . .
kutak tega melihatmu bekerja sekeras ini karenaku
kutak mampu melihat keringat dari wajahmu
dan kutak tahan mendapati air matamu mengalir.
Ya ALLAH. . .
Kau kusembah setiap waktu
NamaMU slalu ada didalam hatiku
berikanlah hamba kekuatan dan kemandirian
agar ayah tak lagi bekerja berat.
agar ayah tak lagi memeras keringat
dan agar ayah bisa khusuk beribadah padaMU.
kabulkanlah Doa hamba yang lemah tanpa kekutanMU.
amin. . .
sungguh kau pria terhebat.
sungguh kau pria terkuat.
dan sungguh kau pria terbaik bagiku.
Ayah. . .
maafkan aku yang masih membuatmu marah,jengkel karena ulahku.
maafkan aku yang masih tergantung dari hasil perasan keringatmu.
dan maafkan aku yang belum mampu untuk membahagiakanmu.
Ayah. . .
tak pernah kudengar kau mengeluh.
tak pernah kudengar kau berteriak
dan tak pernah kau menyesal akanku.
Ayah. . .
kuhitung umurmu tlah banyak.
kulihat wajahmu mulai keriput.
dan kudengar suaramu melemah
Ayah. . .
kutak tega melihatmu bekerja sekeras ini karenaku
kutak mampu melihat keringat dari wajahmu
dan kutak tahan mendapati air matamu mengalir.
Ya ALLAH. . .
Kau kusembah setiap waktu
NamaMU slalu ada didalam hatiku
berikanlah hamba kekuatan dan kemandirian
agar ayah tak lagi bekerja berat.
agar ayah tak lagi memeras keringat
dan agar ayah bisa khusuk beribadah padaMU.
kabulkanlah Doa hamba yang lemah tanpa kekutanMU.
amin. . .
Sabtu, 05 Juni 2010
Gerakan Mengganti Plastik
Hello friend's. . .
kali ini saya ingin mengangkat tema tentang Sampah Plastik.Seperti kita ketahui bahwa sampah plastik adalah sampah yang masih menimbulkan kerusakan karena memang sampah yang terbuat dari plastik khususnya kantong plastik yang selama ini kita pakai untuk membungkus makanan tidak dapat terurai oleh proses penguraian mikro organisme biasa yang merupakan pengurai utama dan yang paling alami yang disiapkan oleh Tuhan untuk menguraikan benda-benda yang telah mati dibumi.
Mungkin sekarang bahan yang terbuat dari plastik sebagai tempat makanan telah mulai diganti dengan streofom,tapi ternyata ada dampak yang negatif bagi kesehatan dari penggunaan streofom untuk pembungkus makanan.lalu apakah idealnya pengganti plastik khususnya untuk tempat makanan.
Akhirnya setelah melalui penelitian yang lumayan panjan saya mendapatkan ide yang mungkin bisa sebagai cara alternatif pengganti plastik sebagai tempat atau wadah makanan.
Ia adalah cone (gelag yang dapat dimakan pada eskrim) yang digunakan sebagai wadah eskrim,yah itu dia.
Kita tinggal mencetak kedalam bentuk yang kita kehendaki misal:
1.Bentuk gelas dapat digunakan sebagai tempat coca-cola maupun minuman lainya.Sangatlah cocok untuk letoran cepat saji karena efisien dan mengurangi limbah.
2.bentuk priring dapat digunakan sebagai tempat burger sampai bubur.
dan lain sebagainya. . .
Dengan cara seperti ini anda dapat bebepara keuntungan sekaligus.
1.Anda dapat meningkatkan omset pemasukan anda,karena memang cara penyajianya yang unik sehingga dapat menarik minat para pelanggan baru.
2.Efisien karena tenaga untuk membuang sampah lebih sedikit,ini dikarenakan tak sedikit pelanggan yang memakan habis makananya sampai kepiringnya.
3.Dan yang terakhir adalah anda dapat berpartisipasi dalam menjaga bumi ini dari global warming dan pencemaran sampah yang tiap detik bertambah.
Sekian tulisan ini saya buat,apabila ada pembaca yang terketuk hatinya dan ingin mengambil ide ini saya persilahkan sebagai bentuk promosi saya tentang global warming kepada dunia.
kali ini saya ingin mengangkat tema tentang Sampah Plastik.Seperti kita ketahui bahwa sampah plastik adalah sampah yang masih menimbulkan kerusakan karena memang sampah yang terbuat dari plastik khususnya kantong plastik yang selama ini kita pakai untuk membungkus makanan tidak dapat terurai oleh proses penguraian mikro organisme biasa yang merupakan pengurai utama dan yang paling alami yang disiapkan oleh Tuhan untuk menguraikan benda-benda yang telah mati dibumi.
Mungkin sekarang bahan yang terbuat dari plastik sebagai tempat makanan telah mulai diganti dengan streofom,tapi ternyata ada dampak yang negatif bagi kesehatan dari penggunaan streofom untuk pembungkus makanan.lalu apakah idealnya pengganti plastik khususnya untuk tempat makanan.
Akhirnya setelah melalui penelitian yang lumayan panjan saya mendapatkan ide yang mungkin bisa sebagai cara alternatif pengganti plastik sebagai tempat atau wadah makanan.
Ia adalah cone (gelag yang dapat dimakan pada eskrim) yang digunakan sebagai wadah eskrim,yah itu dia.
Kita tinggal mencetak kedalam bentuk yang kita kehendaki misal:
1.Bentuk gelas dapat digunakan sebagai tempat coca-cola maupun minuman lainya.Sangatlah cocok untuk letoran cepat saji karena efisien dan mengurangi limbah.
2.bentuk priring dapat digunakan sebagai tempat burger sampai bubur.
dan lain sebagainya. . .
Dengan cara seperti ini anda dapat bebepara keuntungan sekaligus.
1.Anda dapat meningkatkan omset pemasukan anda,karena memang cara penyajianya yang unik sehingga dapat menarik minat para pelanggan baru.
2.Efisien karena tenaga untuk membuang sampah lebih sedikit,ini dikarenakan tak sedikit pelanggan yang memakan habis makananya sampai kepiringnya.
3.Dan yang terakhir adalah anda dapat berpartisipasi dalam menjaga bumi ini dari global warming dan pencemaran sampah yang tiap detik bertambah.
Sekian tulisan ini saya buat,apabila ada pembaca yang terketuk hatinya dan ingin mengambil ide ini saya persilahkan sebagai bentuk promosi saya tentang global warming kepada dunia.
Kamis, 20 Mei 2010
Menghargai Uang
Uang menurut tata bahasa adalah sesuatu yang digunakan sebagai alat pembayaran atau alat tukar.Uang dikenal dari zaman manusia mengenal alat tukar ataupun mengenal sistem barter yaitu pada zaman prasejarah.Uang mengalami pergeseran bentuk dan fungsinya.Bedanya uang dari zaman prasejarah dengan uang sekarang adalah
- Uang zaman prasejarah mempunyai bentuk yang bervariasi karena memang pada zaman itu manusia hanya mengenal sistem barter,yaitu mereka akan menukar barang yang mereka miliki dengan barang yang dimiliki orang lain yang sama-sama salin membutuhkan barang tersebut.Tetapi sekarang uang semakin mudah dibawa dan bersifat universal (bebas sebagai alat bantu tukar).
- Uang zaman prasejarah hanya berfungsi sebagai alat tukar barang,tetapi dalam perkembanganya uang mulai mempunyai funsi yang ganda yaitu sebagai alat tukar dengan barang dan sebagai alat tukar dengan jasa.
- Nah ini mungkin adalh suatu kemunduran dalam perjalanan uang.Yaitu cara menghargai uang,pada zana prasejarah mereka menjaga uang mereka baik-baik dengan begitu uang mereka awet dan masih terawat baik.Tetapi sekarang lihatlah uang yang kita miliki,sungguh ironis keadaanya.ada yang sobek,ada yang dicorat coret dsb.Well berarti kita kalah dong dengan manusia pada zaman prasejarah.he2
Kamis, 01 April 2010
korupsi pajak ? apa kata dunia. . .
yah.
itulah slogan apa kata dunia versi saya.
ketika saya melihat iklan disebuah televisi yang mengajak untuk membayar pajak kepada negara.
ada bahkan memberi apresiasi kepada pembayar pajak sejajar pahlawan bangsa .
ok. . .
itu benar,sayapun setuju akan hal itu.
pajak adalah salah satu pemasukan negara yang tentunya untuk membiayai jalanya pemerintahan.
tapi saya tercengang katika mendengar bahwa ada salah satu petugas pajak yang memanfaatkan hak yang bukan seharusnya untuk dia.Dengan jabatan dia yang mungkin bagi saya sudah cukup bisa membiayai keluarganya tapi belumlah cukup untuk bisa membeli rumah yang megah,mobil bernilai ratusan juta rupiah hanya dalam beberapa tahun menjabat saja.
Sebenarnya say faham dan mengerti. .
up's tunggu dulu,jangan berfikiran bahwa saya mendukung tindakan seperti itu.
Saya bisa mengerti kalau dia dapat warisan dari orang tuanya ataupun mertuanya,atau menang jakpot (hari gini main jakpot).
Tapi setelah saya mendengar bahwa itu semua adalah uang hibah saya hanya terkagum-kagum 'dijaman susah begini masih ada ya,yang mau memberikan uangnya kepada orang lain dengan begitu besar.Berarti orang yang diberi hibah adalah orang yang baik,suka menabung dan tidak sombong (eh kok jadi ngelantur sih). . .
AH . . .
angan -anganku hilang seketika saat polisi menyatakan dia adalah target pancarian polisi dikarenakan uang tersebut bukan uang putih (uang bersih/halal).
oh kecewanya hatiku. . .
padahal kusempat kagum padanya,eh gak taunya. . .
ya sudahlah kusudahi dulu kalimat ini,
soalnya ini komputer kampus lagi ada yang ngantri.hi2 jadi malu
sekian dari saya.
bay2
itulah slogan apa kata dunia versi saya.
ketika saya melihat iklan disebuah televisi yang mengajak untuk membayar pajak kepada negara.
ada bahkan memberi apresiasi kepada pembayar pajak sejajar pahlawan bangsa .
ok. . .
itu benar,sayapun setuju akan hal itu.
pajak adalah salah satu pemasukan negara yang tentunya untuk membiayai jalanya pemerintahan.
tapi saya tercengang katika mendengar bahwa ada salah satu petugas pajak yang memanfaatkan hak yang bukan seharusnya untuk dia.Dengan jabatan dia yang mungkin bagi saya sudah cukup bisa membiayai keluarganya tapi belumlah cukup untuk bisa membeli rumah yang megah,mobil bernilai ratusan juta rupiah hanya dalam beberapa tahun menjabat saja.
Sebenarnya say faham dan mengerti. .
up's tunggu dulu,jangan berfikiran bahwa saya mendukung tindakan seperti itu.
Saya bisa mengerti kalau dia dapat warisan dari orang tuanya ataupun mertuanya,atau menang jakpot (hari gini main jakpot).
Tapi setelah saya mendengar bahwa itu semua adalah uang hibah saya hanya terkagum-kagum 'dijaman susah begini masih ada ya,yang mau memberikan uangnya kepada orang lain dengan begitu besar.Berarti orang yang diberi hibah adalah orang yang baik,suka menabung dan tidak sombong (eh kok jadi ngelantur sih). . .
AH . . .
angan -anganku hilang seketika saat polisi menyatakan dia adalah target pancarian polisi dikarenakan uang tersebut bukan uang putih (uang bersih/halal).
oh kecewanya hatiku. . .
padahal kusempat kagum padanya,eh gak taunya. . .
ya sudahlah kusudahi dulu kalimat ini,
soalnya ini komputer kampus lagi ada yang ngantri.hi2 jadi malu
sekian dari saya.
bay2
Senin, 15 Februari 2010
Liberalisasi Pendidikan Negaraku
Negaraku kaya akan sumberdaya alam dan mineralnya
Negaraku kaya akan suku dan budayanya
Dan,Negaraku kaya akan sumberdaya manusianya
Jadi Negaraku adalah negara yang kaya.
Ya. . .
Itulah yang didengung-dengungkan oleh guru SD ku,dalam pikiranku waktu itu adalah sama yaitu negaraku kaya.Selain itu guru SD ku juga bilang "GANTUNGKANLAH CITA-CITAMU SETINGGI LANGIT",dan beliau bertanya kepada kami tentang apa yang kami ingini kelak kami dewasa nanti.
Temanku menjawab jadi pilot bu guru!dengan lantang
bagus!kata buguru
jadi insinyur bu!sahut teman disebelahku
oh,insinyur juga bagus!jawab buguru
Saat itu aku tak sempat menjawab pertanyaan ibu guru,karena bel telah berbunyi tanda pelajaran telah berakhir dan kamipun bergegas untuk keluar dari ruangan kelas untuk segera pulang.Tapi dalam benakku masih terdapat jawaban dari pertanyaan ibu guruku tadi,dan dengan yakin kujawab aku ingin menjadi seorang dokter.Karena aku berfikir bahwa dengan menjadi dokter aku bisa mengobati orang-orang yang sakit didaerahku.Itulah cita-citaku.
Sepuluh tahun telah berlalu.
Lihat lah aku kini. . .
Memang aku menjadi seorang mahasiswa,aku baru mengijak semester dua malah.Aku tercatat sebagai mahasiswa disebuah perguruan tinggi swasta yang malah aku ada difakultas teknik dan tentunya bersebrangan dengan cita-citaku yaitu menjadi seorang dokter.Tapi aku bersyukur masih diberi kesempatan untuk mengenyam bangku perkuliahan meski sebelumnya aku harus menyisihkan gajiku sebagai waiters selama dua tahun bekerja.
eh,tunggu dulu. . .
jangan berpikiran kalau orangtuaku jahat,tak mau menyekolahkanku.
Meski kami hidup sederhana,tetapi orang tuaku sangat menginginkan anaknya untuk jadi orang.Terbukti orang tuaku mau menyekolahkanku sampai jenjang SMA yang didesaku masih sangatlah jarang yang menyekolahkan anaknya sampai kejenjang SMA.Bahkan untuk anak seperantera aku hanya aku yang sekolah tingkat SMA.
Ya. . .
itulah realitanya.
Memang pemerintah juga memperdayakan dan membuat program-program untuk pendidikan,hanya saja berbentuk beasiswa terbatas dan hanya dapat diperoleh siswa yang berprestasi dan beruntung tentunya.Aku bilang beruntung karena masih banyak siswa yang berprestasi tapi tak beruntung mendapatkan kesempatan yang langka itu.
Sedangkan aku hanyalah siswa yang sedang tapi bukan siswa yang paling pintar.
Mungkin paradigma seperti ini susah untuk dirombak,tak semudah membalikkan telapak tangan.Tapi aku yakin bahwa suatu saat hal itu akan terjadi,pendidikan murah,terbuka untuk semua kalangan tanpa harus bersusah payah mencari biayanya.
Karena tak dapat dipungkiri,generasi muda adalah aset yang paling besar untuk suatu negara.Jika suatu negara mempunyai generasi yang pintar dan berpendidikan tinggi,maka negara itu akan menjadi negara super power didunia.
sekian dariku,terimakasih
Negaraku kaya akan suku dan budayanya
Dan,Negaraku kaya akan sumberdaya manusianya
Jadi Negaraku adalah negara yang kaya.
Ya. . .
Itulah yang didengung-dengungkan oleh guru SD ku,dalam pikiranku waktu itu adalah sama yaitu negaraku kaya.Selain itu guru SD ku juga bilang "GANTUNGKANLAH CITA-CITAMU SETINGGI LANGIT",dan beliau bertanya kepada kami tentang apa yang kami ingini kelak kami dewasa nanti.
Temanku menjawab jadi pilot bu guru!dengan lantang
bagus!kata buguru
jadi insinyur bu!sahut teman disebelahku
oh,insinyur juga bagus!jawab buguru
Saat itu aku tak sempat menjawab pertanyaan ibu guru,karena bel telah berbunyi tanda pelajaran telah berakhir dan kamipun bergegas untuk keluar dari ruangan kelas untuk segera pulang.Tapi dalam benakku masih terdapat jawaban dari pertanyaan ibu guruku tadi,dan dengan yakin kujawab aku ingin menjadi seorang dokter.Karena aku berfikir bahwa dengan menjadi dokter aku bisa mengobati orang-orang yang sakit didaerahku.Itulah cita-citaku.
Sepuluh tahun telah berlalu.
Lihat lah aku kini. . .
Memang aku menjadi seorang mahasiswa,aku baru mengijak semester dua malah.Aku tercatat sebagai mahasiswa disebuah perguruan tinggi swasta yang malah aku ada difakultas teknik dan tentunya bersebrangan dengan cita-citaku yaitu menjadi seorang dokter.Tapi aku bersyukur masih diberi kesempatan untuk mengenyam bangku perkuliahan meski sebelumnya aku harus menyisihkan gajiku sebagai waiters selama dua tahun bekerja.
eh,tunggu dulu. . .
jangan berpikiran kalau orangtuaku jahat,tak mau menyekolahkanku.
Meski kami hidup sederhana,tetapi orang tuaku sangat menginginkan anaknya untuk jadi orang.Terbukti orang tuaku mau menyekolahkanku sampai jenjang SMA yang didesaku masih sangatlah jarang yang menyekolahkan anaknya sampai kejenjang SMA.Bahkan untuk anak seperantera aku hanya aku yang sekolah tingkat SMA.
Ya. . .
itulah realitanya.
Memang pemerintah juga memperdayakan dan membuat program-program untuk pendidikan,hanya saja berbentuk beasiswa terbatas dan hanya dapat diperoleh siswa yang berprestasi dan beruntung tentunya.Aku bilang beruntung karena masih banyak siswa yang berprestasi tapi tak beruntung mendapatkan kesempatan yang langka itu.
Sedangkan aku hanyalah siswa yang sedang tapi bukan siswa yang paling pintar.
Mungkin paradigma seperti ini susah untuk dirombak,tak semudah membalikkan telapak tangan.Tapi aku yakin bahwa suatu saat hal itu akan terjadi,pendidikan murah,terbuka untuk semua kalangan tanpa harus bersusah payah mencari biayanya.
Karena tak dapat dipungkiri,generasi muda adalah aset yang paling besar untuk suatu negara.Jika suatu negara mempunyai generasi yang pintar dan berpendidikan tinggi,maka negara itu akan menjadi negara super power didunia.
sekian dariku,terimakasih
Langganan:
Postingan (Atom)