Negaraku kaya akan sumberdaya alam dan mineralnya
Negaraku kaya akan suku dan budayanya
Dan,Negaraku kaya akan sumberdaya manusianya
Jadi Negaraku adalah negara yang kaya.
Ya. . .
Itulah yang didengung-dengungkan oleh guru SD ku,dalam pikiranku waktu itu adalah sama yaitu negaraku kaya.Selain itu guru SD ku juga bilang "GANTUNGKANLAH CITA-CITAMU SETINGGI LANGIT",dan beliau bertanya kepada kami tentang apa yang kami ingini kelak kami dewasa nanti.
Temanku menjawab jadi pilot bu guru!dengan lantang
bagus!kata buguru
jadi insinyur bu!sahut teman disebelahku
oh,insinyur juga bagus!jawab buguru
Saat itu aku tak sempat menjawab pertanyaan ibu guru,karena bel telah berbunyi tanda pelajaran telah berakhir dan kamipun bergegas untuk keluar dari ruangan kelas untuk segera pulang.Tapi dalam benakku masih terdapat jawaban dari pertanyaan ibu guruku tadi,dan dengan yakin kujawab aku ingin menjadi seorang dokter.Karena aku berfikir bahwa dengan menjadi dokter aku bisa mengobati orang-orang yang sakit didaerahku.Itulah cita-citaku.
Sepuluh tahun telah berlalu.
Lihat lah aku kini. . .
Memang aku menjadi seorang mahasiswa,aku baru mengijak semester dua malah.Aku tercatat sebagai mahasiswa disebuah perguruan tinggi swasta yang malah aku ada difakultas teknik dan tentunya bersebrangan dengan cita-citaku yaitu menjadi seorang dokter.Tapi aku bersyukur masih diberi kesempatan untuk mengenyam bangku perkuliahan meski sebelumnya aku harus menyisihkan gajiku sebagai waiters selama dua tahun bekerja.
eh,tunggu dulu. . .
jangan berpikiran kalau orangtuaku jahat,tak mau menyekolahkanku.
Meski kami hidup sederhana,tetapi orang tuaku sangat menginginkan anaknya untuk jadi orang.Terbukti orang tuaku mau menyekolahkanku sampai jenjang SMA yang didesaku masih sangatlah jarang yang menyekolahkan anaknya sampai kejenjang SMA.Bahkan untuk anak seperantera aku hanya aku yang sekolah tingkat SMA.
Ya. . .
itulah realitanya.
Memang pemerintah juga memperdayakan dan membuat program-program untuk pendidikan,hanya saja berbentuk beasiswa terbatas dan hanya dapat diperoleh siswa yang berprestasi dan beruntung tentunya.Aku bilang beruntung karena masih banyak siswa yang berprestasi tapi tak beruntung mendapatkan kesempatan yang langka itu.
Sedangkan aku hanyalah siswa yang sedang tapi bukan siswa yang paling pintar.
Mungkin paradigma seperti ini susah untuk dirombak,tak semudah membalikkan telapak tangan.Tapi aku yakin bahwa suatu saat hal itu akan terjadi,pendidikan murah,terbuka untuk semua kalangan tanpa harus bersusah payah mencari biayanya.
Karena tak dapat dipungkiri,generasi muda adalah aset yang paling besar untuk suatu negara.Jika suatu negara mempunyai generasi yang pintar dan berpendidikan tinggi,maka negara itu akan menjadi negara super power didunia.
sekian dariku,terimakasih